Ini adalah halaman yang memuat daftar ilmuwan Muslim. Para ilmuwan Muslim telah memainkan peranan yang signifikan selama sejarah keilmuan. Disini kita akan menemukan tokoh-tokoh ilmuwan Muslim terkenal yang telah membawa kejayaan Islam pada kurun pertama sebelum keruntuhan Baghdad dan memberikan sumbangan besar terhadap peradaban dunia, terutama ketika Eropa berada dalam Zaman Kegelapan.

Astronom dan astrofisikawan

sunting

Arkeolog dan antropolog

sunting

Apoteker dan farmasis

sunting
  1. Ibnu sina

Biologis dan ilmuwan saraf

sunting

Bagian ini segera dikembangkan

Kimiawan dan alkimiawan

sunting

Ekonom dan sosiolog

sunting

Geograf dan ilmuwan bumi

sunting

Matematikawan

sunting

Filsuf

sunting

Fisikawan dan rekayasawan

sunting

Psikolog, psikiater, dan psikolog saraf

sunting

Bagian ini segera dikembangkan

Ilmuwan politik

sunting

Sejarawan

sunting

Perancang

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ John Warren (2005). "War and the Cultural Heritage of Iraq: a sadly mismanaged affair", Third World Quarterly, Volume 26, Issue 4 & 5, p. 815-830.
  2. ^ Dr. A. Zahoor (1997). JABIR IBN HAIYAN (Geber) Diarsipkan 2008-06-30 di Wayback Machine.. University of Indonesia.
  3. ^ Paul Vallely. How Islamic inventors changed the world, The Independent
  4. ^ All Nobel Laureates in Chemistry, Nobel Prize
  5. ^ Franz Rosenthal (1950). "Al-Asturlabi and as-Samaw'al on Scientific Progress", Osiris 9, p. 555-564 [559].
  6. ^ Akbar S. Ahmed (1984). "Al-Beruni: The First Anthropologist", RAIN 60, p. 9-10.
  7. ^ Zafarul-Islam Khan, At The Threshold Of A New Millennium – II, The Milli Gazette.
  8. ^ Akbar Ahmed (2002). "Ibn Khaldun’s Understanding of Civilizations and the Dilemmas of Islam and the West Today", Middle East Journal 56 (1), p. 25.
  9. ^ a b H. Mowlana (2001). "Information in the Arab World", Cooperation South Journal 1.
  10. ^ Mohamad Abdalla (Summer 2007). "Ibn Khaldun on the Fate of Islamic Science after the 11th Century", Islam & Science 5 (1), p. 61-70.
  11. ^ Salahuddin Ahmed (1999). A Dictionary of Muslim Names. C. Hurst & Co. Publishers. ISBN 1-85065-356-9.
  12. ^ a b Dr. S. W. Akhtar (1997). "The Islamic Concept of Knowledge", Al-Tawhid: A Quarterly Journal of Islamic Thought & Culture 12 (3).
  13. ^ I. M. Oweiss (1988), "Ibn Khaldun, the Father of Economics", Arab Civilization: Challenges and Responses, New York University Press, ISBN 0-88706-698-4.
  14. ^ Jean David C. Boulakia (1971), "Ibn Khaldun: A Fourteenth-Century Economist", The Journal of Political Economy 79 (5): 1105-1118.
  15. ^ Mahbub ul Haq (1995), Reflections on Human Development, Oxford University Press, ISBN 0-19-510193-6.
  16. ^ Amartya Sen (2000), "A Decade of Human Development", Journal of Human Development 1 (1): 17-23.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Ibnu Bajjah

dan ilmuwan Muslim Andalusia yang dikenal di Barat dengan nama Latinnya, Avempace. Ia lahir di Zaragoza, tempat yang kini bernama Spanyol, dan meninggal

Al-Andalus

yang kemudian menjadi guru bagi filsuf dan dokter terkemuka Ibnu Bajjah (Avempace), yang melahirkan magnum opus berjudul Tadbir al-Mutawahhid. Tokoh utama

Ibnu Rusyd

juga mempelajari karya-karya dari Ibnu Bajjah (juga dikenal dengan nama Avempace) yang mungkin juga merupakan salah satu gurunya. Ia mengikuti pertemuan

Ibnu Thufail

Guadix dekat Granada sekitar tahun 1105, ia dididik oleh Ibnu Bajjah (Avempace). Ia menjabat sekretaris untuk penguasa Granada, dan kemudian sebagai wazir

Galaksi

" Astronom Andalusia Ibnu Bajjah (dikenal di barat dengan nama latin "Avempace", meninggal 1138) mengemukakan bahwa Bima Sakti dibentuk oleh banyak bintang

Arkeoastronomi

dari asli tanggal 2017-12-06. Diakses tanggal 2017-12-05. Galileo and Avempace: The Dynamics of the Leaning Tower Experiment (I). Ruggles(2014), hlm. 1703-1743

Sejarah fisika

diciptakan Ibnu Bajjah, yang dikenal sebagai dinamika Avempace. Galileo kemudian mengadopsi rumus Avempace "bahwa kecepatan suatu benda merupakan selisih antara

Laut Albora

terkikis karena tekanan laut. Daerah lain adalah gunung berapi bawah laut dan Avempace Djibouti. Meski Laut Alboran tidak terlalu panjang, terdapat beberapa pulau