📑 Table of Contents

Pengetatan anggaran atau austeritas adalah serangkaian kebijakan ekonomi yang diterapkan dengan tujuan mengurangi defisit anggaran pemerintah. Pengetatan anggaran meliputi pemangkasan belanja, peningkatan pajak, atau campuran keduanya.[1][2][3] Kebijakan-kebijakan tersebut dijalankan untuk menunjukkan kedisiplinan pemerintah secara fiskal kepada kreditur dan badan penilai kredit dengan menyamakan pendapatan dengan pengeluaran.

Dalam sebagian besar model ekonomi makro, pengetatan anggaran umumnya menaikkan angka pengangguran seiring menurunnya belanja pemerintah, mengurangi lapangan pekerjaan di sektor publik dan/atau swasta. Sementara itu, peningkatan pajak menurunkan pendapatan rumah tangga sehingga mengurangi belanja dan konsumsi.

Karena belanja pemerintah turut menentukan angka produk domestik bruto (PDB), pengurangan belanja akan menaikkan rasio utang-PDB, tolok ukur beban utang negara.

Ketika ekonomi berjalan hampir 100%, belanja defisit jangka pendek yang lebih tinggi (stimulus) akan menaikkan suku bunga, menurunkan jumlah investasi swasta, dan menghambat pertumbuhan ekonomi. Ketika ekonomi berjalan melebihi 100%, stimulus akan menambah lapangan pekerjaan dan produski.[4][5]

Contoh kegagalan pengetatan anggaran dapat diamati setelah Resesi Besar. Negara-negara Eropa saat itu menerapkan kebijakan pengetatan anggaran. Akibatnya, tingkat pengangguran dan rasio utang-PDB naik drastis meski defisit anggarannya turun (relatif terhadap PDB).

Lihat pula

sunting

Referensi

sunting
  1. ^ "Austerity measure". Financial Times Lexicon. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-03-22. Diakses tanggal 1 March 2013.
  2. ^ Traynor, Ian; Katie Allen (11 June 2010). "Austerity Europe: who faces the cuts". London: Guardian News. Diakses tanggal 29 September 2010.
  3. ^ Wesbury, Brian S.; Robert Stein (26 July 2010). "Government Austerity: The Good, Bad And Ugly". Forbes. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-09-29. Diakses tanggal 29 September 2010.
  4. ^ Krugman, Paul (15 April 2012). "Europe's Economic Suicide". The New York Times.
  5. ^ Laura D'Andrea Tyson (1 June 2012). "Confusion about the Deficit". New York Times. Diakses tanggal 16 May 2013.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Protes global 15 Oktober 2011

up with long-running demonstrations against European governments' austerity measures." "The N-1 social network". Diakses tanggal 2011-10-19. "The N-1 social

Krisis utang Eropa 2010

com". Diakses tanggal 2 May 2010. Protests in Greece in Response to Severe Austerity Measures in EU, IMF Bailout - video report by Democracy Now! l b s

PASOK

sweeping austerity measures". The Guardian. Diakses tanggal 27 November 2019. Donadio, Rachel (29 June 2011). "Greece Approves Tough Measures on Economy"

Pandemi Covid-19 di Kepulauan Mariana Utara

Diakses tanggal 9 April 2020. Torre, Ferdie De La (7 Februari 2020). "Austerity Measures Announced Today". Saipan Tribune. Diakses tanggal 8 April 2020. Radio