Astha TV
PT Batavia Visitama
Logo Astha TV sejak 2026
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Indonesia
BrandingAstha TV
SloganKebanggaan Indonesia
Pemrograman
Jaringan televisiIndependen
Kepemilikan
PemilikPT Digdaya Media Nusantara
Garuda TV
Riwayat
Didirikan2014
Siaran perdana
18 Februari 2026 (2026-02-18)
Siaran terakhir
25 Mei 2026 (2026-5-25) (hanya siaran TV digital)
Bekas nama
Betawi TV (2022–2024)
Bekas nomor kanal
40 UHF
257[1] (virtual)
Pranala
Situs webastha.garuda.tv

Astha TV adalah sebuah saluran televisi lokal dari Indonesia yang fokus pada program keluarga, budaya, edukasi, hiburan, olahraga, kesehatan, dan talk show berbahasa Indonesia launching pada tanggal 18 Februari 2026. Saluran ini berbasis di Jakarta Selatan dan ditayangkan di platform televisi berbayar maupun streaming.[2]

Kanal ini sering disebut sebagai kanal Kebanggaan Indonesia karena menonjolkan konten yang lebih berciri Indonesia dan mendukung nilai-nilai keluarga serta kreativitas anak muda.[2]

Sejarah

sunting

2022–2024: Betawi TV

sunting
Logo Betawi TV dari tahun 2022–2024

Pada awalnya, saluran ini bernama Betawi TV, yang dioperasikan oleh PT Batavia Visitama, sebuah lembaga penyiaran yang secara khusus membawa nilai budaya Betawi ke dalam dunia televisi. Pada 4 November 2024, Roni Armes resmi dilantik sebagai CEO Betawi TV. Ini menandai arah baru bagi saluran tersebut, dengan penekanan pada pelestarian dan pengembangan budaya lokal Betawi di era modern.[3]

Betawi TV dibentuk untuk menjadi Ruang pelestarian budaya Betawi; menampilkan program tentang tradisi, bahasa, dan cerita masyarakat Betawi, Saluran informasi komunitas; menyajikan berita lokal dan acara yang relevan dengan kehidupan warga Jakarta dan sekitarnya, dan Media edukatif dan hiburan; mencakup talk show seperti Pangkeng Betawi yang mengulas budaya, adat, dan tokoh masyarakat setempat.[3] Tujuan utamanya adalah mengangkat warisan budaya Betawi agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda, serta menjembatani informasi di tingkat lokal.[3]

Pada awalnya, saluran ini disiarkan melalui terestrial UHF (kanal 34) di wilayah Jakarta dan sekitarnya, serta Platform digital seperti YouTube (kanal Betawi TV) dan akun media sosial resmi.

Saluran Betawi TV muncul dalam konteks upaya pelestarian budaya Betawi di era media modern. Komunitas Betawi selama puluhan tahun telah berusaha mengangkat bahasa, tradisi, seni, dan keseharian mereka ke media penyiaran dan program televisi karena televisi adalah salah satu medium yang luas pengaruhnya di Indonesia.[4] Betawi TV hadir sebagai saluran yang lebih khusus memfokuskan diri pada konten kultural lokal, berbeda dengan program budaya yang hanya menjadi segmen di stasiun TV nasional lain.

2025–sekarang: Astha TV

sunting
Logo Astha TV dari tahun 2025–2026

Pada tahun 2025, Astha TV hadir sebagai wajah baru dari inovasi televisi lokal Betawi TV, membawa transformasi menuju tayangan keluarga yang lebih relevan, inspiratif, dan menghibur.[5]

Saluran ini merupakan saluran pendamping dari Garuda TV, sebuah jaringan televisi nasional Indonesia yang dimiliki oleh PT Digdaya Media Nusantara. Garuda TV sendiri mulai beroperasi pada 23 Agustus 2018 dan awalnya bernama Digdaya TV sebelum mengubah namanya jadi Garuda TV. Astha TV kemudian muncul sebagai saluran seinduk Garuda TV dengan format yang lebih ringan dan lebih luas dibanding channel utama. Saluran ini memanfaatkan pertumbuhan platform TV digital dan OTT untuk menjangkau keluarga serta pemirsa yang ingin tontonan bermuatan edukatif dan menginspirasi dalam konteks Indonesia.[2]

Selain muncul di frekuensi TV berbayar, Astha TV juga menayangkan siaran langsung melalui situs web resminya, konten video on-demand, dan kemungkinan stream di platform digital lainnya. Hal ini dilakukan untuk memperluas jangkauan, terutama pada generasi muda yang lebih banyak mengakses TV lewat internet.[2]

Acara

sunting

Astha TV menyuguhkan beragam program seperti Talk show & infotainment, Program budaya dan komunitas, Segmen kesehatan, Hiburan keluarga, dan Musik & acara olahraga ringan. Konten tersebut dirancang agar lebih dekat dengan penonton Indonesia, terutama keluarga dan pemirsa urban yang mencari tayangan positif dan menarik.[2] Astha TV tampil sebagai saluran keluarga & budaya yang memperkuat konten lokal, berbeda dengan saluran hiburan global atau berita nasional. Dengan demikian, meskipun masih relatif baru, saluran ini berusaha menjadi pilihan alternatif bagi pemirsa Indonesia yang ingin konten yang “lebih bermakna”.[2]

Program yang hadir di sini adalah:[5]

  • Jakarta Kita
  • In Militer
  • Jelajah Surau
  • Celeb Muslim
  • Tamadun Islam
  • Orang Baik
  • Kampung Geulis
  • Xtra Show
  • Ustaz Kite
  • Financial Education Talkshow
  • iBerkah

Galeri Logo

sunting
Logo Betawi TV dari tahun 2022–2024
Logo Astha TV dari tahun 2025—2026
Logo Astha TV sejak 2026 (tanpa adanya tulisan TV)

Referensi

sunting
  1. ^ "Penerbitan Penomoran Penyiaran". cari dengan mengetik "Batavia" di bidang "Cari badan hukum"
  2. ^ a b c d e f "Astha TV – Local Family Cultural Channel from Jakarta, Indonesia". Squid TV (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-02-22.
  3. ^ a b c Kabarindo. "Roni Armes Resmi Dilantik sebagai CEO Betawi TV". Kabarindo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-02-22.
  4. ^ "5 rekomendasi acara televisi lokal tentang kebudayaan Betawi". TFR (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2023-06-28. Diakses tanggal 2026-02-22.
  5. ^ a b "ASTHA TV - Inspiring Love and Laughter". astha.garuda.tv. Diakses tanggal 2026-02-22.

Pranala luar

sunting

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Philippe dari Belgia

pendidikan di Akademi Militer Kerajaan Belgia di bagian Promotion Toutes Armes ke-118. Kemudian pada 26 September 1980, ia diangkat menjadi Letnan Dua

Niger

Batalyon lainnya bercampur, seperti yang ada di Niamey (12eme Batalyon Inter Armes de Niamey). Pendahulu Angkatan Udara Niger, Escadrille Nasional Niger (Escadrille

Teori perbandingan sosial

Sebuah Kajian Literatur". doi:10.5281/zenodo.11194800. Taylor, Jacqui; Armes, Georgina (2024-10-03). "Social comparison on Instagram, and its relationship

Pistol M1911

"Handguns Of A Forgotten Ally". "L'armement français en A.F.N." Gazette des Armes (dalam bahasa Prancis). No. 220. March 1992. hlm. 12–16. Diarsipkan dari

Filipina

Diarsipkan dari asli tanggal 8 Februari 2009. Diakses tanggal 25 April 2023. Armes, Roy (29 Juli 1987). Third World Film Making and the West (dalam bahasa

NATO 120x570mm

Diakses tanggal 17 October 2021. Obsarm (October 2000). "La production des armes à l'uranium appauvri" (PDF). International Atomic Energy Agency. Diarsipkan

Bofors 40 mm

ini biasa disebut sebagai Bofors gun. "Bofors de 40 mm". Encyclopédie des armes : Les forces armées du monde (dalam bahasa Prancis). Vol. II. Atlas. 1986

Alam Ara

dan menjadi sebuah "hit instan". Pandangan serupa juga dibagikan oleh Roy Armes, dalam bukunya Third World Film Making and the West (Pembuatan Film Dunia