Emboli cairan ketuban adalah komplikasi berbahaya dan mengancam jiwa yang terjadi selama persalinan atau segera setelah melahirkan. Emboli cairan ketuban sangat sulit didiagnosis karena gejalanya bisa mirip dengan komplikasi serius lainnya saat melahirkan. Penyebab pastinya tidak diketahui. AFE sangat jarang terjadi.[1]

Tanda dan gejala

sunting

Tanda dan gejala AFE berkembang secara tiba-tiba dan cepat. Gejala ini mirip dengan gejala komplikasi lain selama kehamilan dan persalinan, sehingga kondisi ini lebih sulit dideteksi. Gejala yang mungkin terjadi meliputi:[1]

  • Sesak napas atau kesulitan bernapas.
  • Penurunan tekanan darah secara tiba-tiba.
  • Edema paru (cairan di paru-paru Anda).
  • Detak jantung tidak normal.
  • Pendarahan dari rahim, sayatan operasi caesar, atau tempat IV (intravena).
  • Gawat janin.
  • Agitasi, kebingungan, atau kecemasan yang tiba-tiba.
  • Panas dingin.

Referensi

sunting
  1. ^ a b "Amniotic Fluid Embolism (AFE): Causes, Symptoms & Treatment". Cleveland Clinic (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-03-24.

📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Milrinon

Medicines Agency. 10 June 2022. Baxter FJ, Whippey A (November 2020). "Amniotic Fluid Embolism Treated With Inhaled Milrinone: A Case Report". A&A Practice

Alantoin

Vauquelin (1800) "Sur l'eau de l'amnios de femme et de vache" (On the amniotic fluid of women and cows), Annales de chimie, 33 : 269-282. See also: Leopold

Buang air kecil

Diakses tanggal 2025-11-18. Underwood MA, Gilbert WM, Sherman MP (2005). "Amniotic Fluid: Not Just Fetal Urine Anymore". Journal of Perinatology. 25 (5): 341–348

Kolinesterase

 565. ISBN 978-93-5025-484-4. FBR Resource Guide: Acetylcholinesterase-Amniotic Fluid Diarsipkan 2007-06-25 di Wayback Machine.. Foundation for Blood Research