📑 Table of Contents

Si Opat Ama (Surat Batak: ᯘᯪᯀᯬᯇᯖ᯲ᯀᯔ) merupakan pengelompokan marga-marga keturunan Guru Sitindion.

Asal

sunting

Tuan Sorba Di Julu memiliki dua orang putra, yakni Raja Nabolon dan Raja Sitempang. Anak kedua Raja Nabolon, yaitu Raja Tamba Tua dengan istrinya Boru Malau memiliki keturunan yang dijuluki Raja Si Opat Ama.

Raja Si Opat Ama (Guru Sotindion) memiliki leluhur terkenal bernama Datu Parngongo yang pada zamannya populer disebut sebagai seorang datu sakti. Datu Parngongo tersebut memiliki tujuh orang putra, salah satunya Guru Sojoloan atau lebih dikenal dengan nama Guru Sitindion dengan istrinya boru Lumban Gaol. Perkawinan Guru Sitindion dengan boru Lumban Gaol dikaruniai empat putra yang dikenal dengan nama:

  1. Toga Sidabutar
  2. Toga Sijabat
  3. Toga Siadari
  4. Toga Sidabalok

Silsilah keluarga semakin berkembang, ketika Toga Sidabutar sebagai putra pertama menikah dengan boru Pandiangan dan dikaruniai satu orang anak yang lahir diberi nama Raja Sidabutar. Sayangnya, Toga Sidabutar meninggal saat istrinya sedang hamil sang anak.

Berdasarkan tradisi manghabia, istri yang ditinggal meninggal dunia oleh suami dan memiliki adik laki-laki belum menikah, maka istri tersebut akan dikawinkan dengan adik laki-laki suaminya. Dalam cerita keluarga Toga Sidabutar juga demikian, sang istri dinikahkan dengan adiknya sebagai putra kedua Guru Sitindion.

Saat hamil anak kedua, boru Pandiangan juga harus kembali kehilangan suaminya. Anak tersebut kemudian diberi nama Raja Sijabat. Nasib yang sama juga dengan kedua abangnya juga dialami oleh Toga Siadari yang meninggal saat istri abangnya tengah hamil anak ketiga dan diberi nama Raja Siadari. Putra bungsu Guru Sitindion, Toga Sidabalok lantas mengawini boru Pandiangan sekaligus mengasuh anak abang-abangnya yang telah meninggal dunia. Pernikahan Toga Sidabalok dan boru Pandiangan juga dikaruniai satu putra yang diberi nama Raja Sidabalok.

Anak-anak dari boru Pandiangan yang terdiri dari Raja Sidabutar, Raja Sijabat, Raja Siadari, dan Raja Sidabalok kemudian dijuluki dengan Raja Si Opat Ama, yaitu empat ama (bapak) satu ina (ibu) yang masing-masingnya merupakan putra dari empat laki-laki bersaudara tetapi satu rahim ibu.[1]

Marga

sunting

Adapun marga-marga Si Opat Ama dari keturunan Guru Sitindion adalah:

  1. Sidabutar
  2. Sijabat
  3. Siadari
  4. Sidabalok

Referensi

sunting
  1. ^ Nada, Asy Syaffa (28 November 2022). "Mengenal Marga Sidabutar yang Resmi Disandang Erick Thohir". Suara.com. Diakses tanggal 10 Mei 2023.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Pendekatan pengukuran lanjut

Pendekatan pengukuran lanjut (advanced measurement approach, AMA) adalah suatu kumpulan teknik pengukuran risiko operasional yang diajukan oleh aturan

Ama Kliment Dwikorjanto

Ama Kliment Dwikorjanto (17 April 1964 – 1 Maret 2023) adalah seorang Purnawirawan Polri yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah

Ama Dablam

Ama Dablam adalah sebuah gunung di pegunungan Himalaya bagian timur Provinsi Koshi, Nepal. Puncak utama adalah 6.812 meter (22.349 kaki), puncak barat

Badan Reserse Kriminal

Diakses tanggal 17 Februari 2017. Andinni, Alfani Roosy (31 Mei 2016). AMA (ed.). "Pensiun, Anang Iskandar Pilih Jadi Guru dan Tukang Cukur". CNN Indonesia

Distrik Ama, Aichi

Distrik Ama (海部郡code: ja is deprecated , Ama-gun) adalah sebuah distrik yang terletak di Prefektur Aichi, Jepang. Kanie Ōharu Tobishima Statistik populasi

Sunan Giri

Sulawesi dan Maluku. Nama Giri sendiri yang digunakan oleh Sunan Giri dalam menamakan tempat tinggalnya di Gresik itu diambil dari nama tempat ibukota Kerajaan

Doa Rosario

mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Maha

Kerajaan Larantuka

ilahi. Keempat suku itu adalah: Ama Koten, Ama Kelen, Ama Marang, dan Ama Hurint. Dalam ritus pengorbanan hewan, Ama Koten memegang kepala hewan korban