Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (April 2025) |
![]() | |
| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | 29 Agustus 1952 |
| Data pribadi | |
| Pendidikan | University College London Universitas Aberdeen |
| Kegiatan | |
| Spesialisasi | Teknik biologis |
| Pekerjaan | insinyur, peneliti |
| Bekerja di | Radcliffe College (en) Institut Teknologi Massachusetts |
Penghargaan | |
Leona D. Samson (29 Agustus 1952 – sekarang) adalah seorang ilmuwan Amerika yang mengkhususkan diri dalam penelitian perbaikan DNA dan dampaknya terhadap kanker serta toksikologi lingkungan. Ia merupakan profesor di Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan pernah menjabat sebagai Direktur Center for Environmental Health Sciences di MIT dari 2001 hingga 2012. Penelitiannya berfokus pada mekanisme perbaikan DNA, terutama dalam menghadapi kerusakan akibat agen pengalkilasi, yang relevan dalam terapi kanker dan studi paparan lingkungan terhadap kesehatan manusia. Atas kontribusinya, ia telah menerima berbagai penghargaan, termasuk NIH Director's Pioneer Award.[1]
Pendidikan dan Karier
suntingSamson memperoleh gelar Sarjana Sains dalam bidang Biokimia dari University of Aberdeen pada tahun 1974, kemudian menyelesaikan gelar Ph.D. dalam Biologi Molekuler di University College London pada tahun 1978. Setelah itu, ia menjalani penelitian pascadoktoral selama lima tahun di University of California, San Francisco (UCSF) dan University of California, Berkeley. Pada tahun 1983, ia bergabung sebagai anggota fakultas di Harvard School of Public Health.[2]
Pada tahun 2001, Samson direkrut oleh MIT dan kini memegang dua jabatan profesor terkemuka, yaitu sebagai Profesor Uncas dan Helen Whitaker serta Profesor Penelitian American Cancer Society di departemen Teknik Biologi dan Biologi.[3] Ia juga menjabat sebagai profesor tambahan dalam bidang toksikologi di Harvard University. Pada tahun yang sama, ia ditunjuk sebagai Direktur Center for Environmental Health Sciences di MIT. Laboratorium penelitian yang dipimpinnya berfokus pada mekanisme perbaikan DNA akibat alkilasi serta pengembangan metode untuk mengukur kapasitas perbaikan DNA.
NIH mengakui kontribusinya dalam penelitian ini dengan menganugerahinya NIH Director’s Pioneer Award pada tahun 2009.[1] Penghargaan ini diberikan kepada ilmuwan yang menunjukkan kreativitas luar biasa dan menawarkan pendekatan inovatif terhadap tantangan utama dalam penelitian biomedis dan perilaku. Selain itu, sejak tahun 2007, Samson terpilih sebagai Fellow American Association for the Advancement of Science (AAAS). Ia juga merupakan anggota terpilih National Academy of Medicine serta American Academy of Arts and Sciences.
Bidang Penelitian
suntingSamson mengkhususkan diri dalam penelitian perbaikan DNA pada berbagai organisme, termasuk bakteri, ragi, tikus, dan manusia. Laboratoriumnya meneliti jalur perbaikan DNA yang merespons kerusakan akibat alkilasi, suatu mekanisme penting dalam penelitian kanker. Agen pengalkilasi secara luas digunakan dalam kemoterapi dan terapi kanker lainnya, karena dapat merusak DNA sel yang berkembang cepat, termasuk sel kanker.[1]
Selain relevansinya dalam onkologi, penelitian ini juga memiliki implikasi dalam memahami dampak lingkungan terhadap kesehatan manusia, terutama terkait paparan agen pengalkilasi dalam makanan, minuman, dan udara. Laboratoriumnya meneliti bagaimana sel eukariotik merespons agen pengalkilasi dan bagaimana tingkat resistensi sel terhadap toksisitas akibat kerusakan DNA dapat diukur.
Publikasi
suntingSebagian besar publikasi ilmiah Samson berfokus pada peran agen pengalkilasi dalam kerusakan DNA serta jalur perbaikan DNA. Salah satu artikelnya yang paling sering dikutip adalah "Global response of Saccharomyces cerevisiae to an alkylating agent", yang meneliti tingkat transkripsi gen pada ragi Saccharomyces cerevisiae.[4] Artikel lainnya, berjudul "Regulatory Networks Revealed by Transcriptional Profiling of Damaged Saccharomyces cerevisiae Cells: Rpn4 Links Base Excision Repair with Proteasomes", yang diterbitkan pada tahun 2000, membahas bagaimana transkripsi dan perbaikan DNA pada ragi dikendalikan oleh protein Rpn4 yang berhubungan dengan proteasom.[5]
Selain aktif dalam penelitian, Samson juga menjabat sebagai Associate Editor di jurnal DNA Repair, sebuah jurnal ilmiah terkemuka yang menerbitkan penelitian mengenai respons seluler terhadap kerusakan DNA.
Penghargaan dan Pengakuan
suntingSepanjang kariernya, Samson menerima berbagai penghargaan bergengsi, antara lain:
- American Cancer Society Scholar Award (1985)
- American Cancer Society Faculty Research Award (1987)
- Burroughs Wellcome Toxicology Scholar Award (1993)
- AACR Women in Cancer Research Award (2000)
- Environmental Mutagen Society Annual Award for Research Excellence (2001)
- American Cancer Society Research Professor (2001)
- Elected Member of the National Academy of Medicine (NAM) (2003)
- Elected President of the Environmental Mutagen Society (2004)
- Fellow of the American Association for the Advancement of Science (AAAS) (2007)
- NIH Director’s Pioneer Award (2009)
- Senior Scholar Award dari Ellison Medical Foundation (2012)
- Fellow of the Radcliffe Institute for Advanced Study (2014–2015)
- Elected Fellow of the American Academy of Arts and Sciences (2021)
Kehidupan Pribadi
suntingSamson menikah dengan David Hunter, yang menjabat sebagai Dean for Academic Affairs dan Acting Dean of the Faculty di Harvard School of Public Health. Pasangan ini mengadopsi putri mereka, Claire, pada tahun 1994.
Referensi
sunting- ^ a b c "Leona D. Samson, The Pioneer – MIT Superfund Research Program" (dalam bahasa American English). 2021-04-23. Diakses tanggal 2025-03-28.
- ^ "Leona D. Samson". Radcliffe Institute for Advanced Study at Harvard University (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-28.
- ^ "Leona D. Samson | American Academy of Arts and Sciences". www.amacad.org (dalam bahasa Inggris). 2025-03-28. Diakses tanggal 2025-03-28.
- ^ Jelinsky, Scott A.; Samson, Leona D. (1999-02-16). "Global response of Saccharomyces cerevisiae to an alkylating agent". Proceedings of the National Academy of Sciences. 96 (4): 1486–1491. doi:10.1073/pnas.96.4.1486. PMC 15489. PMID 9990050.
- ^ "Molecular and Cellular Biology". Taylor & Francis (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-03-28.











