Perilaku agonistik di antara Zygoballus sexpunctatus jantan

Perilaku agonistik adalah perilaku sosial yang terkait dengan pertarungan. Istilah ini memiliki artian yang lebih luas daripada perilaku agresif, karena juga mencakup tindakan mengancam, menunjukkan kekuatan, mundur, memuaskan, dan berdamai. Istilah ini dicetuskan oleh Scott dan Fredericson pada tahun 1951.[1] Perilaku agonistik banyak diamati pada hewan-hewan akibat terbatasnya makanan, tempat tinggal, dan pasangan. Kadang-kadang hewan juga melakukan unjuk kekuatan yang membuat mereka terlihat besar dan lebih bugar, dan dengan tindakan tersebut mereka dapat mengakses sumber daya tanpa harus bertarung. Perilaku agonistik dapat bervariasi dari pertarungan sampai mati hingga perilaku ritualistik yang jauh lebih aman, walaupun perilaku ritualistik atau unjuk kekuatan adalah jenis perilaku agonistik yang paling umum ditemui.[2]

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Barrows, Edward (2001). Animal Behavior Desk Reference. Florida: CRC Press LLC.[halaman dibutuhkan]
  2. ^ McGlone JJ (April 1986). "Agonistic behavior in food animals: review of research and techniques". Journal of Animal Science. 62 (4): 1130–9. PMID 3519555. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-05-28. Diakses tanggal 2018-09-20.


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Simpanse

University Press. hlm. 112–124. ISBN 0-521-00613-9. Bygott, J. D. (1979). "Agonistic behavior, dominance, and social structure in wild chimpanzees of the Gombe

Hierarki dominasi

0308447101. PMC 365725. PMID 14993614. Oliveim, PS; Hölldobler, B (1991). "Agonistic interactions and reproductive dominance in Pachycondyla obscuricornis

Komunikasi kucing

Dictionary.com, LLC. Diakses tanggal 28 May 2012. Schötz, S., 2015, June. Agonistic vocalisations in domestic cats: a case study. In Proc Fonetik (Vol. 2015

Menyelisik

525–531. JSTOR 4085549. Harrison, C. J. O. (July 1965). "Allopreening as Agonistic Behaviour". Behaviour. 24 (3): 161–208. doi:10.1163/156853965x00011. ISSN 1568-539X

Killdeer

territorial behavior of the killdeer". The Wilson Bulletin. 94 (4): 515–530. ISSN 0043-5643. Phillips, R.E. (1972). "Sexual and agonistic behaviour in

Hiu putih besar

1080/17451000903078648. Klimley, A. P.; Pyle, P.; Anderson, S. D. "Tail Slap and Breach: Agonistic Displays among White Sharks?" in Klimley & Ainley 1996 pp. 241–255 Klimley

Teori pensinyalan

655–686. doi:10.1007/s10539-005-5568-6. Caryl, PG (1979). "Communication by agonistic displays: what can games theory contribute to ethology?". Behaviour. 68:

Ikan zebra

might defend their feeding sites. Intra-sexual interactions were often agonistic. For example, two females or two males would swim around each other (more