proopiomelanokortin
Pengidentifikasi
SimbolOMC
Gen NCBI5443
HGNC9201
OMIM176830
RefSeqNM_000939
UniProtP01189
Data lain
LokusChr. 2 p23

Hormon adrenokortikotropik atau kortikotropin (Bahasa Inggris: adrenocorticotropic hormone [ACTH], corticotropin) adalah hormon stimulator hormon dari golongan kortikosteroid,[1] dengan panjang 39 AA dan waktu paruh sekitar 10 menit.

ACTH disintesis dari irisan pre-pro-opiomelanokortin, sebuah polipeptida yang terdiri dari 267 asam amino. Fragmen irisan yang terjadi antara lain ACTH, ACTH, β-lipotropin, γ-lipotropin, MSH, β-endorfin dan peptida opioid. POMC, ACTH dan β-lipotropin disekresi oleh kortikotrop yang terletak pada adenohipofisis dari kelenjar hipofisis setelah distimulasi oleh CRH yang disekresi oleh hipotalamus.[2]

Peran utama ACTH adalah menstimulasi sintesis dan sekresi glukokortikoid dan androgen pada korteks adrenal melalui pencerap ganda protein-G yang bergantung pada mekanisme cAMP.[3] Sebelum berlangsungnya sintesis steroid, ACTH akan meningkatkan konsentrasi kolesterol esterase dan mendifusikan kolesterol melalui membran mitokondria dan meningkatkan sintesis pregnenolon.

Referensi

sunting
  1. ^ Parker, Sybil, P. (1984). McGraw-Hill Dictionary of Biology. McGraw-Hill Company. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ "Adrenocorticotropic Hormone (ACTH)".
  3. ^ (Inggris) Stephen Nussey; Saffron Whitehead (2001). Endocrinology: An Integrated Approach. BIOS Scientific Publishers Ltd. hlm. Pituitary control of adrenocortical steroids - ACTH. ISBN 1-85996-252-1. Diakses tanggal 2011-05-01. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)



📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Sistem endokrin

dan LH; Sel-sel kortikotrof merupakan granula terbesar yang menghasilkan ACTH. Tiroid Sel-sel folikular berfungsi mensintesis hormon tiroksin (T4 ) dan

Kortisol

fasikulata pada kelenjar adrenal sebagai respon terhadap stimulasi hormon ACTH yang disekresi oleh kelenjar hipofisis, juga merupakan hasil reaksi organik

Kortikosteroid

kortikosteroid justru meningkatkan sekresi hormon GH dengan keberadaan hormon ACTH. Pada masa tumbuh kembang, terapi hormon kortikosteroid atau simtoma hiperkortisisme

Biologi

Hipotalamus mengeluarkan CRH, yang membuat kelenjar pituitari mengeluarkan ACTH. Kemudian, ACTH membuat korteks adrenal mengeluarkan glukokortikoid, seperti kortisol

Hormon pelepas kortikotropin

supraoptik pada hipotalamus, dan menstimulasi produksi dan sekresi cAMP dan ACTH. CRH juga diproduksi oleh plasenta sebagai hormon parakrin yang berperan

ICD-10 Bab IV: Penyakit endokrin, nutrisi, dan metabolik

Overproduksi ACTH pituitari, hiperadrenokortisisme yang tergantung pituitari (E24.1) Sindroma Nelson (E24.2) Sindroma Cushing akibat obat (E24.3) Sindroma ACTH ektopik

Lemak

menuju ke dalam hati, antara lain: Glukagon, sekresi dari kelenjar pankreas ACTH, GH, sekresi dari kelenjar hipofisis Adrenalin, sekresi dari kelenjar adrenal

Sel MIN-6

kenaikan konsentrasi gula darah. Seperti yang terjadi pada sel beta, hormon ACTH juga meningkatkan sekresi hormon insulin dari sel MIN-6 melalui pencerap