Pesawat Austral Líneas Aéreas tipe MD-81, serupa dengan yang mengalami kecelakaan | |
| Ringkasan kecelakaan | |
|---|---|
| Tanggal | 12 Juni 1988 |
| Ringkasan | Pesawat menabrak saat mendarat akibat kelalaian pilot dan jarak pandang yang buruk |
| Lokasi |
|
| Pesawat | |
| Jenis pesawat | McDonnell Douglas MD-81 |
| Operator | Austral Líneas Aéreas |
| IATA | AU046 |
| Registrasi | N1003G |
| Asal | Bandar Udara Jorge Newbery, Buenos Aires |
| Perhentian | Bandar Udara Internasional Resistencia |
| Tujuan | Bandar Udara Libertador General José de San Martín, Posadas, Misiones, Argentina |
| Penumpang | 16[1] |
| Awak | 6 |
| Tewas | 22[1] |
| Selamat | 0 |
Austral Líneas Aéreas Penerbangan 046 adalah penerbangan domestik terjadwal asal Argentina yang berangkat dari Buenos Aires menuju Posadas dengan persinggahan di Resistencia. Pada tanggal 12 Juni 1988, pesawat ini mendarat terlalu pendek, tidak mencapai landasan pacu, di Bandar Udara Libertador General José de San Martín di Posadas, dalam kondisi jarak pandang yang sangat buruk. Seluruh 22 orang yang berada di dalam pesawat tewas dalam kecelakaan tersebut.[2]
Kecelakaan
suntingPenerbangan 046, yang dioperasikan menggunakan pesawat McDonnell Douglas MD-81, bertolak dari Bandar Udara Jorge Newbery di Buenos Aires menuju Resistencia pada pukul 07.04 waktu setempat. Setelah singgah selama 20 menit, pesawat kemudian melanjutkan perjalanan dari Resistencia ke Posadas pada pukul 08.40. Pada pukul 09.09, awak Penerbangan 046 berhasil melakukan kontak radio dengan pengendali lalu lintas udara Posadas, dan tujuh menit kemudian, penerbangan tersebut mendapat izin untuk melakukan pendekatan ke landasan pacu 01.[2]
Kondisi cuaca saat itu sangat buruk. Kabut tebal yang amat pekat mereduksi jarak pandang hingga hanya 100 m (330 ft). Tak lama setelah menjalin kontak dengan para pengendali di Bandar Udara Posadas, pesawat menghantam pucuk sebuah pohon eukaliptus, terbalik ke samping, dan jatuh 3 km (1,9 mi) sebelum mencapai landasan pacu. Seluruh penumpang dan awak tewas, sementara pesawat hancur total akibat benturan.[2]
Investigasi
suntingInvestigasi atas bencana ini dipimpin oleh Junta de Investigación de Accidentes de Aviación Civil (JIAAC), yaitu lembaga investigasi kecelakaan penerbangan sipil Argentina. Mereka menyimpulkan bahwa faktor utama penyebab kecelakaan adalah keputusan awak pesawat untuk tetap melangsungkan pendaratan di bawah batas minimum kondisi cuaca yang diizinkan untuk prosedur pendekatan berbasis instrumen. Kecelakaan tersebut merusak parah kedua alat perekam penerbangan, yakni perekam suara kokpit (CVR) dan perekam data penerbangan (FDR), karena kebakaran yang terjadi pascabenturan membuat sebagian besar isi rekaman tidak dapat digunakan. Hanya sebagian kecil dari rekaman tersebut yang berhasil diselamatkan dan kemudian dianalisis secara menyeluruh oleh para investigator Argentina.[1]
Analisis terhadap rekaman suara kokpit yang berhasil dipulihkan mengungkapkan keraguan kopilot untuk meneruskan pendaratan di tengah kabut yang sangat pekat, sekaligus kepanikannya saat menyadari bahwa pesawat telah turun di bawah ketinggian aman minimum yang diperbolehkan dalam prosedur pendekatan tersebut.[1]
JIAAC kemudian menyampaikan rekomendasi kepada Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB) dan McDonnell Douglas agar memperbaiki insulasi pada kedua perekam penerbangan tersebut, dan memperkuat kabel yang menghubungkan mikrofon di area kokpit dengan unit perekam suara kokpit yang terletak di bagian ekor pesawat (empennage).[2]
Referensi
sunting- ^ a b c d "Informe Final de Investigación de Accidente de Aviación Civil" [Laporan akhir investigasi kecelakaan penerbangan sipil] (PDF) (dalam bahasa Spanyol). Dewan Investigasi Kecelakaan Penerbangan Sipil. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 28 Januari 2022. Diakses tanggal 11 Desember 2021.
- ^ a b c d Ranter, Harro. "ASN Aircraft Accident McDonnell Douglas MD-81 N1003G". Aviation Safety Network (dalam bahasa Inggris). Flight Safety Foundation. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 13 Februari 2011. Diakses tanggal 16 Mei 2026.










