Airbus A300
Airbus A300 milik MONARCH
Informasi umum
JenisPesawat jet berbadan lebar
PabrikanAirbus
StatusTidak diproduksi hanya digunakan dalam penerbangan kargo
Sejarah
Diproduksi1971-2007
Tanggal perkenalan30 Mei 1974 dengan Air France
Airbus A300 milik Garuda Indonesia. 1985
Airbus A300 Lufthansa
Airbus A300-600R Egypt Air
A300B4-200 DHL (dioperasikan oleh European Air Transport)
Airbus A300 milik Sempati pada tahun 1990-an

Airbus A300 adalah sebuah pesawat terbang penumpang sipil jarak dekat sampai menengah, berbadan lebar bermesin ganda (twinjet) yang diproduksi oleh Airbus, perusahaan yang didirikan oleh konsorsium Britania, Prancis, dan Jerman antara 1972 hingga 2006.

Sejarah

sunting

Pesawat A300 merupakan pesawat badan lebar bermesin ganda pertama di dunia. Dia menginspirasikan Boeing seperti Boeing 767 dan 777 dan membuat jalan untuk penerbangan ETOPS. Pesawat jet ini terbang perdana untuk maskapai Prancis, Air France. Inovasi ini menandakan awal kesuksesan Airbus sebagai perusahaan pembuat pesawat kelas dunia. Mengetahui kesuksesan A300, Boeing meluncurkan Boeing 767, yang juga sukses di pasaran. Pada masa awal produksi, Airbus mengalami kesulitan untuk menjual A300, tetapi, seiring berjalannya waktu, pesawat ini mulai populer dan dibeli banyak maskapai-maskapai kelas dunia, terutama di Eropa dan Asia. Maskapai di Asia (dan sebagian Eropa) umumnya memanfaatkan A300 untuk penerbangan domestik dengan kepadatan tinggi atau penerbangan internasional jarak sedang. Pada tahun 2007, A300 dan A310 mengakhiri produksinya, banyak maskapai penerbangan yang memensiunkan pesawat ini dan hanya maskapai kargo yang masih mengoperasikan pesawat ini, seperti FedEx dan UPS airlines.

Teknologi

sunting

Rekan Airbus menggunakan teknologi terbaru, beberapa diambil dari Concorde. Sebelum masuk pelayanan, pada 1974, A300 merupakan rancangan pesawat subsonik modern dan berpengaruh. Airbus A300 juga mempelopori kokpit penerbangan 2 orang (two-man crew cockpit), yang hanya terdiri dari pilot dan kopilot, menghilangkan peran flight engineer. Airbus A300 adalah pesawat badan lebar pertama yang menggunakan teknologi ini.

Varian

sunting

Lihat pula

sunting


📚 Artikel Terkait di Wikipedia

Garuda Indonesia Penerbangan 152

Penerbangan GA 152 adalah penerbangan Jakarta - Medan dengan pesawat Airbus A300-B4 yang jatuh di Buah Nabar, Sibolangit, Deli Serdang, Provinsi Sumatera

Airbus A330

pesawat ini digantikan oleh Airbus A350. Pesawat ini dikembangkan dari Airbus A300, pesawat badan lebar perdana Airbus yang sangat sukses di pasaran. Airbus

Wiweko Soepono

pabrik Airbus Industrie. Pesawat pertama kokpit dua awak (crew) adalah Airbus A300-B4 FFCC (Forward Facing Crew Cockpit), cikal bakal pesawat glass cockpit

Merpati Nusantara Airlines

melayani 28 rute perintis. Merpati kemudian mulai mengoperasikan A310 dan A300-600 untuk digunakan pada rute ke Australia. Pesawat terbang BAe ATP milik

Messerschmitt-Bölkow-Blohm

terbang jet ganda berbadan lebar Airbus A300. Keterlibatan perusahaan ini dalam pengembangan dan produksi A300 pun membuat perusahaan ini menjadi bagian

China Airlines Penerbangan 140

Bandar Udara Nagoya di Nagoya, Jepang. Pada 26 April 1994, pesawat Airbus A300 dengan nomor penerbangan ini tengah menyelesaikan penerbangan rutin dan melakukan

Pesawat Kepresidenan Indonesia

Soeharto juga diketahui pernah menggunakan Boeing 737 Classic dan Airbus A300 Garuda dalam kunjungan kerjanya. Kemudian, pada pemerintahan Susilo Bambang

China Airlines Penerbangan 676

di Taoyuan County, Taiwan pada Senin malam, 16 Februari 1998. Jet Airbus A300-622R dengan nomor lambung B-1814 ini sedang terbang dari Bandar Udara Internasional