Dalam film “Assalamualaikum Baitullah” yang disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu, kita dihadapkan pada kisah Amira, diperankan dengan penuh emosi oleh Michelle Ziudith. Awalnya, Amira hidup bahagia dengan orang yang dicintainya, namun segalanya berubah ketika dia mengalami pengkhianatan dan kehilangan seseorang yang sangat dekat. Kekecewaan, kehancuran, dan kesepian membuat Amira kehilangan arah dalam hidupnya. Dalam keputusasaan, Amira memutuskan untuk pergi ke Tanah Suci. Bagi Amira, perjalanan ini bukan sekadar ziarah atau pelarian dari masalah, melainkan pencarian akan identitas dan harapan baru.
Di Tanah Suci, Amira berusaha memperbaiki hubungannya dengan masa lalu, membangun kembali hatinya yang rapuh, dan memperkuat koneksi spiritualnya dengan Tuhan. Saat berada di sana, Amira merenung banyak hal dan menemukan makna sejati dari kehidupan. Dia juga bertemu dengan orang-orang baru yang membantu proses penyembuhannya, termasuk Barra, yang selalu ada untuk mendukungnya. Perjalanan ini secara perlahan mengubah Amira menjadi pribadi yang lebih kuat dan tulus. Dibintangi oleh Arbani Yasiz, Tissa Biani, Miqdad Addausy, dan Ummi Quary, film ini mengangkat tema-tema muslim, cinta, pengkhianatan, perjalanan spiritual, dan memperkuat iman. “Assalamualaikum Baitullah” bukan sekadar kisah tentang perjalanan fisik ke Mekah, tetapi juga perjalanan batin yang menggetarkan jiwa dan menginspirasi.














